1.
Merupakan mahluk individu dan sosial. Terkadang manusia lebih
mementingkan kepentingan pribadi daripada golongan, kadang juga sebaliknya.
Berikan contoh kasus dimana manusia lebih mementingkan kepentingan pribadi
daripada social dan sebaliknya?
Jawab:
a. Dimana seseorang mementingkan
kepentingan pribadi dari pada social, contohnya: ketika ada pertemuan didusun yang sedang
membahas suatu kebijakan untunk kepentingan bersama ika ada individu yang
menekankan untuk mengusuklkanya atau mengarahkanya kebijaksaanya tersebut agar
lebih diutamakan dan menguntungkan kelompok tertentu saja berarti individu
tersebut mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan social. Contoh
lain : Ketika didesa kamu sedang mengadakan gotong-royong membersihkan
jalan-jalan di desa dan ada individu hanya membersihkan rumahnya sendiri tidak
ikut gotong-royong individu tersebut hnay mementingkan kepentingan pribadi
daripad kepentingan sosial.
b. Dimana seseorangan mementingkan
kepentingan social daripada pribadi, contohnya: Jika didalam masyarakat ada
seseorang yang disuruh berangkat musyawarah di dususn tersebut dan seseorang
tersebut mengusulkan suatu pendapat dan pendapatnya tidak disetujui oleh
masyarakkat tersebut namun seseorang tersebut menerima dengan lapang dada tidak
memaksakan kehendaknya maka seseorang itu telah mementingkan kepentingan social
daripada kepentingan pribadi.
2.
Manusia dalam kenyataanya, selalu berhubungan
dengan dirinya sendiri, manusia dengan manusia, manusia dengan alam , dan
manusia dengan Tuhan.Jelaskan bagaimana anda membangun keseimbangan dan
keselarasan tersebut!
Jawab:
a. Pada dasarnya manusia itu harus
menyadari bahwa kita tidak bisa hidup atau lepas dengan manusia, alam dan Tuhan.
Kita membuhkan manusia lain untuk bisa kita memenuhi kebutuhan sehari-hari atau
memerlukan bantuan dari orang lain untuk melakukan aktifitas kita. Begitu juga
dengan alam kita harus bisa merawat atau membangun alam kita agar tidak semakin
rusak akibat ulah dari kita sendiri sehingga kita kena akibatnya sendiri, kita
sadar bahwa hanya dengan hidup berdampingan dengan alam maka secara otomatis
hidup kita akan terasa nyaman dan damai sehingga timbul keselarasan dan
keseimbangan. Di zaman yang modern ini teknoologi berkembang pesat namun dengan
pesatnya teknologi angan sampai kirta mengorbankan alam kita untuk dirusak.
Sebagai manusia yang dilahirkan tidak sempurna akan kekuatan dalam hal apapun
maka kita menyadari bahwa dengan adanya Tuhan yang bisa membantu kita dalam hal
apapun sehingga kita akan diberi kekuatan yang lebih dalam menghadapi masalah
atau dalam smenghadapi segala hal di luar diri kita. Pada dasarnya manusia itu
harus sadar diri bahwa manusia dengan manusia, manusiaa dengan alam, manusia
dengan Tuhan adalah satu paket dalam kehidupan dan tidak boleh ditinggalkan
namun kita harus bisa menyeimbangkan atau mnyelaraskan ketiganya itu agar hidup
kita semakin damai, nyaman dan sejahtera.
3.
Bagaimana anda mengetahui bakat dan minat dari
setia individu tersebu!
Jawab:
a. Anak yang memiliki bakat istimewa
sering kali memiliki tahap yang tidak serentak. Ia dapat hidup didalam berbagai
usia perkembangan kita dapat mengetahui seseorang mempunyai bakat perhatikan
contohnya berikut : misalnya anak usia tiga tahun, kalau membaca seperti anak
sepuluh tahun dan kalau berbicara seperti anak lima tahun yang perlu dipahamani
adalah bahwa anak yang berbakat umumnya tidak hanya belajar lebih cepat tetapi
uga sering menggunakan cara yang berbeda dengan teman-temanya. Disitu bah jelak
kita dapat mengetahui bakat seseorang anak.
b. Minat dapat dipupuk sejak masa
kanak-kanak. Salah satunya seseorang anak yang tertarik pada sesuatu kegiatan
akan menjalankan kegiatan itu dengan antusias. Ia juga akan berusaha belajar
lebih kerastentang sesuatu hal dibandingkan dengan anak lain yang kurang
berniat terhadap kegiatan yang sama. Dari penjelasan diatas bahwa kita tau
untuk mengetahui minat seseorang yaitu dengan kesenangan kegiatan yang
diikutinya penuh antusias.
c. Bakat dan minat dapat diketahui
juga lewat pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepada anak sehari-hari.
4.
Latar belakang keluarga dan lingkungan mempengaruhi
kesiapan belajar!
Jawab:
a. Keluarga merupakan factor dasar
yang mempengaruhi kesiapan individu dalam pembelaaran karena lingkungan
keluarga merupakan lingkungan pendidikan dasar bagi setiap siswa. Keluarga
merupakan tempat dimana siswa melakukan sosialisasi untuk yang pertama kali dan
lingkungan pertama dlama pembentukan kepribadian serta kemampuan siswa. Disini
banyk sekali keluarga tidak memperhatikan siswanya dalam kesiapan belajar atau
didisin peran keluarga sangat minim sekali dalam mempengaruhi kesiapan
individu. Banyak sekali kenyataan dalam kahidupan sehari-hari bahwa banyak
keluaga yang harmonis, ada juga yang broken home. Jelas disini kesiapan belajar
antara siswa yang lingkungan keluarganya harmonis dengan keluarganya yang
broken home sangat berbeda dalam hal perilaku, perbuatan dan sikap individu
tersebut maka dengan begitu keluarga sangat penting dalam mengiringi proses
kesiapan belajar individu.
b. Lingkungan merupakan sutau factor eksternal siswa yang
mempengaruhi hasil belajar atau kesiapan belajar dari hal lingkungan sekolah,
lingkungan marsyarakat lingkungan keluarga.