Selasa, 28 Februari 2017

Psikologi Pendidikan


1.   Merupakan mahluk individu dan sosial. Terkadang manusia lebih mementingkan kepentingan pribadi daripada golongan, kadang juga sebaliknya. Berikan contoh kasus dimana manusia lebih mementingkan kepentingan pribadi daripada social dan sebaliknya?
Jawab:
a.  Dimana seseorang mementingkan kepentingan pribadi dari pada social, contohnya:     ketika ada pertemuan didusun yang sedang membahas suatu kebijakan untunk kepentingan bersama ika ada individu yang menekankan untuk mengusuklkanya atau mengarahkanya kebijaksaanya tersebut agar lebih diutamakan dan menguntungkan kelompok tertentu saja berarti individu tersebut mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan social. Contoh lain : Ketika didesa kamu sedang mengadakan gotong-royong membersihkan jalan-jalan di desa dan ada individu hanya membersihkan rumahnya sendiri tidak ikut gotong-royong individu tersebut hnay mementingkan kepentingan pribadi daripad kepentingan sosial.
b.  Dimana seseorangan mementingkan kepentingan social daripada pribadi, contohnya: Jika didalam masyarakat ada seseorang yang disuruh berangkat musyawarah di dususn tersebut dan seseorang tersebut mengusulkan suatu pendapat dan pendapatnya tidak disetujui oleh masyarakkat tersebut namun seseorang tersebut menerima dengan lapang dada tidak memaksakan kehendaknya maka seseorang itu telah mementingkan kepentingan social daripada kepentingan pribadi.

2.   Manusia dalam kenyataanya, selalu berhubungan dengan dirinya sendiri, manusia dengan manusia, manusia dengan alam , dan manusia dengan Tuhan.Jelaskan bagaimana anda membangun keseimbangan dan keselarasan tersebut!
Jawab:
a.  Pada dasarnya manusia itu harus menyadari bahwa kita tidak bisa hidup atau lepas dengan manusia, alam dan Tuhan. Kita membuhkan manusia lain untuk bisa kita memenuhi kebutuhan sehari-hari atau memerlukan bantuan dari orang lain untuk melakukan aktifitas kita. Begitu juga dengan alam kita harus bisa merawat atau membangun alam kita agar tidak semakin rusak akibat ulah dari kita sendiri sehingga kita kena akibatnya sendiri, kita sadar bahwa hanya dengan hidup berdampingan dengan alam maka secara otomatis hidup kita akan terasa nyaman dan damai sehingga timbul keselarasan dan keseimbangan. Di zaman yang modern ini teknoologi berkembang pesat namun dengan pesatnya teknologi angan sampai kirta mengorbankan alam kita untuk dirusak. Sebagai manusia yang dilahirkan tidak sempurna akan kekuatan dalam hal apapun maka kita menyadari bahwa dengan adanya Tuhan yang bisa membantu kita dalam hal apapun sehingga kita akan diberi kekuatan yang lebih dalam menghadapi masalah atau dalam smenghadapi segala hal di luar diri kita. Pada dasarnya manusia itu harus sadar diri bahwa manusia dengan manusia, manusiaa dengan alam, manusia dengan Tuhan adalah satu paket dalam kehidupan dan tidak boleh ditinggalkan namun kita harus bisa menyeimbangkan atau mnyelaraskan ketiganya itu agar hidup kita semakin damai, nyaman dan sejahtera.

3.   Bagaimana anda mengetahui bakat dan minat dari setia individu tersebu!
Jawab:
a. Anak yang memiliki bakat istimewa sering kali memiliki tahap yang tidak serentak. Ia dapat hidup didalam berbagai usia perkembangan kita dapat mengetahui seseorang mempunyai bakat perhatikan contohnya berikut : misalnya anak usia tiga tahun, kalau membaca seperti anak sepuluh tahun dan kalau berbicara seperti anak lima tahun yang perlu dipahamani adalah bahwa anak yang berbakat umumnya tidak hanya belajar lebih cepat tetapi uga sering menggunakan cara yang berbeda dengan teman-temanya. Disitu bah jelak kita dapat mengetahui bakat seseorang anak.
b. Minat dapat dipupuk sejak masa kanak-kanak. Salah satunya seseorang anak yang tertarik pada sesuatu kegiatan akan menjalankan kegiatan itu dengan antusias. Ia juga akan berusaha belajar lebih kerastentang sesuatu hal dibandingkan dengan anak lain yang kurang berniat terhadap kegiatan yang sama. Dari penjelasan diatas bahwa kita tau untuk mengetahui minat seseorang yaitu dengan kesenangan kegiatan yang diikutinya penuh antusias.
c. Bakat dan minat dapat diketahui juga lewat pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepada anak sehari-hari.

4.   Latar belakang keluarga dan lingkungan mempengaruhi kesiapan belajar!
Jawab:
a. Keluarga merupakan factor dasar yang mempengaruhi kesiapan individu dalam pembelaaran karena lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan dasar bagi setiap siswa. Keluarga merupakan tempat dimana siswa melakukan sosialisasi untuk yang pertama kali dan lingkungan pertama dlama pembentukan kepribadian serta kemampuan siswa. Disini banyk sekali keluarga tidak memperhatikan siswanya dalam kesiapan belajar atau didisin peran keluarga sangat minim sekali dalam mempengaruhi kesiapan individu. Banyak sekali kenyataan dalam kahidupan sehari-hari bahwa banyak keluaga yang harmonis, ada juga yang broken home. Jelas disini kesiapan belajar antara siswa yang lingkungan keluarganya harmonis dengan keluarganya yang broken home sangat berbeda dalam hal perilaku, perbuatan dan sikap individu tersebut maka dengan begitu keluarga sangat penting dalam mengiringi proses kesiapan belajar individu.
b. Lingkungan  merupakan sutau factor eksternal siswa yang mempengaruhi hasil belajar atau kesiapan belajar dari hal lingkungan sekolah, lingkungan marsyarakat lingkungan keluarga.